Membantu mengenali kekuatan diri dan melepaskan beban emosi untuk bertumbuh lebih utuh.
Halo, saya Cahya.
Selama 8 tahun saya pernah menjalani peran sebagai guru. Dari pengalaman mendampingi peserta didik, saya belajar bahwa setiap orang memiliki karakter, kebutuhan, cara belajar, dan potensi yang berbeda. Dari sanalah ketertarikan saya untuk memahami manusia semakin tumbuh—bukan hanya dari apa yang terlihat, tetapi juga dari kekuatan dan perjalanan yang membentuk dirinya.
Saya sendiri pernah berada di fase sering merasa insecure, merasa tidak bisa apa-apa, bahkan merasa diri tidak berharga. Sampai akhirnya saya mengenal Talents Mapping.
Melalui proses assessment, memahami hasil, dan belajar mengasah kekuatan diri, saya mendapatkan banyak AHA moment. Saya mulai lebih memahami diri sendiri, memahami orang lain, mengetahui aktivitas yang sesuai dengan kekuatan saya, dan menemukan lebih banyak makna dalam kehidupan.
Kini saya menjadi Praktisi Talents Mapping dengan bakat Empathy, Harmony, Input, Connectedness, Belief, Developer, dan Context.
Bakat-bakat tersebut membuat saya menikmati proses membantu dan memahami perasaan dan pengalaman orang lain, menemukan harmoni dan keselarasan, terus belajar, melihat keterhubungan dalam perjalanan hidup, memahami konteks seseorang, serta menemukan kebahagiaan ketika melihat seseorang berkembang.
Di sisi lain, perjalanan saya sebagai SEFT Therapist dimulai sejak 2019. Dalam proses mendalami dan mempraktikkan SEFT, saya belajar bahwa terkadang seseorang bukan tidak memiliki potensi. Ada kalanya beban emosi dan pengalaman hidup membuat seseorang sulit melihat, menerima, dan mengembangkan dirinya.
Dari perjalanan sebagai guru, SEFT Therapist, dan Praktisi Talents Mapping, saya semakin percaya bahwa memahami manusia perlu dilakukan secara utuh: melihat konteks, pengalaman, emosi, nilai, sekaligus kekuatan yang dimilikinya.
SEFT membantu melepaskan beban emosi.
Talents Mapping membantu mengenali kekuatan diri.
Bagi saya, keduanya bertemu dalam satu perjalanan: NemuDiri.
NemuDiri adalah perjalanan untuk kembali mengenal diri sendiri.
Mengenali apa yang kita rasakan, memahami apa yang telah membentuk kita, menerima siapa diri kita hari ini. Pun juga berani 'look in' melihat ke dalam diri, mengenali dan menemui luka kita lalu melepaskannya, barulah bertumbuh dengan menemukan kekuatan yang bisa kita asah.
Dari minus menuju nol, dari nol kita lejitkan dengan Talents Mapping.
Kini saya mendampingi individu untuk mengenali bakat, kekuatan, dan potensi diri, sekaligus membantu proses melepaskan beban emosi yang mungkin menghambat langkah.
Alhamdulillah perjalanan hidup membawa saya bukan hanya menemukan profesi. Tapi juga menemukan ruang untuk menggunakan kekuatan diri saya dengan cara yang bermakna.
Dengan senang hati saya akan membersamai perjalanan Anda untuk NemuDiri.
Mengenali diri, melepaskan yang membebani, menemukan kekuatan, dan bertumbuh menjadi diri yang lebih utuh.
Salam,
Cahya